Saat hari kerja berjalan, operator kasir mungkin saja diminta memakai uang yang ada di laci kasir untuk kebutuhan mendadak biaya operasional (misalnya: membayar uang keamanan, membeli air isi ulang, dsb) atau owner bisa saja menitipkan modal lebih. Pergerakan uang ini HARUS dicatat lewat modul menu Kas agar pelaporan omzet dari penjualan tidak terkontaminasi oleh selisih pengeluaran tersebut.
Cara Mencatat Cash Expense (Pengeluaran Kas):
- Klik Menu Kas (ikon Wallet atau Dompet di menu navigasi, pada form web URL
/cash).
- Klik tombol Tambah Transaksi Kas.
- Di dalam formulir (Pop-up Modal), ganti tipe pergerakan uang menjadi pilihan
Uang Keluar (Expense / Cash Out).
- Input nominal biaya yang dikeluarkan pada isian numerik secara pas (tanpa huruf).
- Pada area isian Keterangan / Deskripsi, ketiklah alasan mendetail dan spesifik (Misal: Rp 20,000 untuk membeli air galon di warung sebelah).
- Tekan tombol Simpan. Sistem akan menaruh rekaman tersebut ke laporan Cash Expense, dan secara otomatis nominal laci fisik Anda pada form Penutupan Shift (Nantinya) akan dipotong senilai 20,000 tersebut. Tidak akan ada status minus atau salah hitung.
Catatan: Hal yang berkebalikan dilakukan jika terjadi tambahan modal, yaitu dengan memilih mode Uang Masuk pada tipe pencatatan.